Sasaran dan Strategi

Sasaran dan Strategi Pencapaian Sasaran Prodi D3 THP

Berdasarkan penjabaran dari visi, misi, dan tujuan, maka sasaran Prodi D3 THP tahun 2020-2024 dapat diuraikan sebagai berikut:

  1. Terselenggarannya kuliah yang menggunakan pengantar Bahasa Inggris minimal 50 % dari total mata kuliah yang ditawarkan;
  2. Terwujudnya kegiatan student exchange baik inbond (3 mahasiswa) maupun outbond (2 mahasiswa);
  3. Terselenggaranya kuliah tamu 1 kali setiap semester oleh praktisi di bidang industry pengolahan hasil pertanian dari luar negeri;
  4. Terwujudnya lecturer exchange baik inbond maupun outbond masing-masing 1 dosen per tahun;
  5. Terwujudnya kerjasama penelitian dengan institusi penyelenggara pendidikan di luar negeri, 1 kegiatan penelitian per tahun;
  6. Terselenggaranya kegiatan magang mahasiswa di industry pengolahan hasil pertanian tingkat ASEAN;
  7. Terserapnya lulusan di pasar kerja internasional;
  8. Terwujudnya rintisan laboratorium pilot plant untuk meningkatkan ketrampilan lulusan dalam pengolahan hasil pertanian; dan
  9. Tercapainya semua dosen tetap memiliki sertifikat keahlian dari dalam negeri dan minimal 50 % dosen tetap memiliki sertifikat keahlian dari luar negeri.

Untuk mencapai sasaran yang ditetapkan, maka diperlukan strategi pencapaian sasaran tersebut. Adapun strategi pencapaian sasaran tersebut adalah:

  1. Meningkatkan kemampuan dosen berkomunikasi dengan Bahasa Inggris melalui pelatihan bahasa yang dibiayai oleh program studi melaui RBA program studi;
  2. Menjalin kerjasama dengan penyelenggara pendidikan vokasi di luar negeri dalam bidang pertukaran mahasiswa, menjalin kerjasama dalam bidang lecturer exchange, student exchange, serta dalam bidang penelitian dan pengabdian pada masyarakat;
  3. Menjalin kerja sama dengan industri pengolahan hasil pertanian di luar negeri dalam kegiatan magang mahasiswa, perekrutan alumni, dan kegiatan kuliah tamu praktisi;
  4. Mengirim dosen untuk mengikuti pelatihan bidang keahlian, di dalam negeri maupun luar negeri menggunakan dana yang dialokasikan dalam Rencana Bisnis Anggaran (RBA) program studi maupun beasiswa pelatihan di luar negeri;
  5. Membangun sarana dan prasarana laboratorium pilot plant dengan mekanisme pengajuan anggaran ke universitas melalui fakultas; dan
  6. Memeperluas kapasitas produksi, diversifikasi produk, dan perluasan jaringan pemasaran unit wirausaha yang dikelola.