Sasaran dan Strategi Pencapaian Sasaran Prodi D3 THP
Berdasarkan penjabaran dari visi, misi, dan tujuan, maka sasaran Prodi D3 THP tahun 2020-2024 dapat diuraikan sebagai berikut:
- Terselenggarannya kuliah yang menggunakan pengantar Bahasa Inggris minimal 50 % dari total mata kuliah yang ditawarkan;
- Terwujudnya kegiatan student exchange baik inbond (3 mahasiswa) maupun outbond (2 mahasiswa);
- Terselenggaranya kuliah tamu 1 kali setiap semester oleh praktisi di bidang industry pengolahan hasil pertanian dari luar negeri;
- Terwujudnya lecturer exchange baik inbond maupun outbond masing-masing 1 dosen per tahun;
- Terwujudnya kerjasama penelitian dengan institusi penyelenggara pendidikan di luar negeri, 1 kegiatan penelitian per tahun;
- Terselenggaranya kegiatan magang mahasiswa di industry pengolahan hasil pertanian tingkat ASEAN;
- Terserapnya lulusan di pasar kerja internasional;
- Terwujudnya rintisan laboratorium pilot plant untuk meningkatkan ketrampilan lulusan dalam pengolahan hasil pertanian; dan
- Tercapainya semua dosen tetap memiliki sertifikat keahlian dari dalam negeri dan minimal 50 % dosen tetap memiliki sertifikat keahlian dari luar negeri.
Untuk mencapai sasaran yang ditetapkan, maka diperlukan strategi pencapaian sasaran tersebut. Adapun strategi pencapaian sasaran tersebut adalah:
- Meningkatkan kemampuan dosen berkomunikasi dengan Bahasa Inggris melalui pelatihan bahasa yang dibiayai oleh program studi melaui RBA program studi;
- Menjalin kerjasama dengan penyelenggara pendidikan vokasi di luar negeri dalam bidang pertukaran mahasiswa, menjalin kerjasama dalam bidang lecturer exchange, student exchange, serta dalam bidang penelitian dan pengabdian pada masyarakat;
- Menjalin kerja sama dengan industri pengolahan hasil pertanian di luar negeri dalam kegiatan magang mahasiswa, perekrutan alumni, dan kegiatan kuliah tamu praktisi;
- Mengirim dosen untuk mengikuti pelatihan bidang keahlian, di dalam negeri maupun luar negeri menggunakan dana yang dialokasikan dalam Rencana Bisnis Anggaran (RBA) program studi maupun beasiswa pelatihan di luar negeri;
- Membangun sarana dan prasarana laboratorium pilot plant dengan mekanisme pengajuan anggaran ke universitas melalui fakultas; dan
- Memeperluas kapasitas produksi, diversifikasi produk, dan perluasan jaringan pemasaran unit wirausaha yang dikelola.