Event dan Prestasi Mahasiswa

MAHASISWA D3 THP UNS MENJUARAI LOMBA LOCAL FOODPRENEUR PADA OLIMPIADE VOKASI INDONESIA 2023 DI UNS

Mahasiswa Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Sekolah Vokasi UNS menjuari mata lomba Local Foodpreneur pada Olimpiade Vokasi Indonesia (OLIVIA) 2023 yang diselenggarakan di UNS (25/11/2023). Olimpiade Vokasi Indonesia (OLIVIA) merupakan salah satu upaya Forum Pendidikan Tinggi Vokasi Indonesia (FPTVI) dalam rangka meningkatkan daya saing insan vokasi, terutama mahasiswa. OLIVIA merupakan ajang mahasiswa untuk mengasah kecerdasan intelektual, kreativitas, dan inovasi mahasiswa vokasi sehingga mampu melahirkan ide-ide konstruktif untuk membangun bangsa. OLIVIA 2023 mengambil tema “Pendidikan Vokasi dan Penguasaan Artificial Intelligence untuk Mewujudkan Ketahanan Pangan dan Ketahanan Energi”. Pada sesi pembukaan, Direktur Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Kiki Yuliati, yang hadir secara langsung mengatakan bahwa OLIVIA menjadi ajang tahunan bagi mahasiswa vokasi untuk mengasah potensi dan unjuk gigi melalui karya-karya inovasinya.  

Terdapat 14 kategori bidang lomba. Salah satunya adalah Local Foodpreneur. Dimana D3 THP UNS mengirimkan 4 tim untuk berpartisipasi dalam OLIVIA 2023. Sebanyak 2 tim lolos ke tahap final yaitu tim PURBALINGGA dan tim MERAKI. Tim PURBALINGGA yang beranggotakan Afna Nova, Aslam Azhar, Aulia Nurul, Laras Dwi Pratiwi, dan Masayu Aura berhasil mendapatkan juara 2 dalam kategori lomba local foodpreneur. Tim PURBALINGGA mengangkat judul “Pemanfaatan Ubi Cilembu Sebagai Inovasi Camilan Sehat Dengan Cita Rasa Lokal”. Selain itu, ada juga tim MERAKI yang beranggotakan Ireza Putra, Atikah Hana, Kania Uswama, Nana Kirani, dan Princella Flonika berhasil mendapatkan juara harapan 2 dalam kategori lomba local foodpreneur. Tim MERAKI mengangkat judul “Pempek Bandeng Talas sebagai Inovasi Produk Lokal Penunjang Ketahanan Pangan”. Semoga dengan adanya kesempatan ini, bisa menjadikan D3 THP untuk terus berkembang dan mencetak prestasi-prestasi baru dari mahasiswa dan mahasiswa D3 THP. Menurut tim PURBALINGGA dan MERAKI, prestasi ini bisa menjadi acuan bagi mahasiswa D3 THP lain untuk bisa mengolah kemampuan tidak hanya melalui kegiatan belajar di kampus tetapi juga bisa dengan mengikuti lomba-lomba. Hal ini juga menjadi ajang yang sangat tepat agar D3 THP bisa dikenal luas dan tentunya bisa membanggakan prodi D3 THP.

     

DOSEN D3-THP UNS TERPILIH BEST PRESENTER PADA SEMINAR NASIONAL DAN KONGRES MPHPI TAHUN 2023

Dosen Program Studi Teknologi Hasil Pertanian Sekolah Vokasi UNS terpilih best presenter pada acara Seminar Nasional ke-14 dan Kongres Masyarakat Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (MPHPI) ke-15 yang diselenggarakan di Pekanbaru (12/9/2023) lalu. Acara tersebut dilakukan secara luring maupun daring, dengan mengusung tema “INOVASI TEKNOLOGI PENGOLAHAN HASIL PERAIRAN DALAM MENDUKUNG BLUE ECONOMY INDONESIA”.

Acara tersebut dibuka oleh Ketua Umum MPHPI, Prof. Dr. Ir. Nurjanah, MS. serta Dekan Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan Universitas Riau, Prof. Dr. Ir. Rifardi, M.Sc. dengan menghadirkan pembiacara utama Direktur Jendral PDSPKP, Dr. Budi Sulistiyo, M.Sc. Narasumber kegiatan ini berasal dari akademisi yaitu Dr. Tjipto Leksono, M.Phill dari Universitas Riau serta Mgs. Muhammad Prima, S.Pi.,M.Sc., Ph.D. dari Universitas Gadjah Mada. Sedangkan dari praktisi (pelaku usaha) olahan hasil perikanan dihadirkan Bapak Ir. Suhaimi dan Ibu Innayah Umi Hanni, S.Pi.

Kegiatan tahunan MPHPI ini diharapkan bisa menjadi jembatan dan mitra strategis pemerintah dalam membantu UMKM untuk naik kelas serta menghadirkan kebermanfaatan untuk masyarakat (social impact). Melalui kegiatan pertemuan ilmiah ini, MPHPI berharap mendapat banyak masukan informasi dari setiap wilayah untuk mengetahui potensi unggulan masing-masing daerah yang berdampak pada ekonomi.

Dalam sesi pemaparan makalah, Dosen Teknologi Hasil Pertanian, Sekolah Vokasi UNS, Indrati Kusumaningrum, S.Pi.,M.Sc. menjadi salah satu pemakalah terbaik. Perolehan ini bukan yang pertama kalinya, dan bukan juga merupakan target dalam mengikuti seminar. Namun demikian, yang bersangkutan menjelaskan bahwa banyak yang hebat dan lebih baik dalam setiap kegiatan, tetapi kita tetap harus selalu berusaha memberikan yang terbaik. 

Menurutnya, hal yang lebih penting adalah bagaimana implementasi dari setiap hasil penelitian yang dipaparkan itu memberikan kebermanfaatan bagi masyarakat seperti tujuan dari MPHPI tersebut.

GRASA 2025 USUNG TEMA “INNOVATION OF HIGH-NUTRITION FOOD”, WUJUDKAN GENERASI INOVATIF BIDANG PANGAN

Surakarta — Keluarga Mahasiswa Diploma Tiga Teknologi Hasil Pertanian (GAMALOGISTA) Sekolah Vokasi Universitas Sebelas Maret kembali menyelenggarakan agenda nasional GRASA (Gamalogista Riset dan Aksi Sains Pangan) 2025 dengan tema “Innovation of High-Nutrition Food.” Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan potensi mahasiswa melalui riset, inovasi, dan edukasi di bidang pangan.

 

Sebagai agent of change, mahasiswa didorong untuk berpikir ilmiah, bekerja kolaboratif, dan menghasilkan karya yang bermanfaat. GRASA hadir untuk menanamkan nilai tersebut melalui rangkaian kegiatan edukatif dan kompetitif tingkat nasional.

 

Pembukaan GRASA 2025 diawali dengan Webinar Nasional pada 24 Mei 2025 melalui Zoom Meeting. Webinar menghadirkan Ir. Indarwati Solikhah, M.Si, Analis Ketahanan Pangan Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Klaten. Acara dipandu oleh moderator Frienda Keisha dan MC Najma Hana Yusifa, mahasiswa aktif D3 Teknologi Hasil Pertanian dari angkatan 2024. Sesi ini memberikan wawasan mengenai ketahanan pangan serta perkembangan inovasi pangan bergizi tinggi.

 

Selain webinar, GRASA 2025 turut menghadirkan Lomba Inovasi Produk Pangan tingkat nasional sebagai bentuk dukungan terhadap kreativitas mahasiswa. Tahap seleksi awal dilakukan secara online dengan total 27 peserta dari berbagai perguruan tinggi. Tiga tim terbaik kemudian terpilih untuk mengikuti Grand Final yang digelar pada 5 Juli 2025 di Aula Sekolah Vokasi LPPMP UNS, di mana mereka mempresentasikan hasil inovasi produk pangan di hadapan empat juri.

Pada puncak acara, diumumkan tiga pemenang GRASA 2025, yaitu Team KALCER dari UPN Veteran Jawa Timur yang beranggotakan Bagus Mahendra Utama selaku ketua tim, Fachri Ahmad Fabian, dan M. Andri Kusuma Rizki sebagai peraih juara pertama; disusul Team BAKJUT dari Universitas Sebelas Maret yang terdiri atas Allika Alya Dewanty sebagai ketua tim, Reza Ainun Najib, dan Arumytas Pambajeng sebagai juara kedua; serta Team BEKAL JUARA dari Universitas Negeri Yogyakarta dengan anggota Reda Luvita selaku ketua tim, Siti Nurispa Wulida, Heni Nur Cahayningsih, dan Putri Aprillia Panggabean yang berhasil meraih juara ketiga.

 

Melalui GRASA 2025, GAMALOGISTA berharap dapat mencetak lulusan vokasi yang kompeten, solutif, dan siap berkontribusi dalam pembangunan ketahanan pangan nasional. Kegiatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi mahasiswa di seluruh Indonesia untuk terus berkreasi dan menghadirkan inovasi pangan yang bergizi dan berkelanjutan.

TOGA 2025: Bergembira di Bawah Gemerlap Cahaya

Surakarta, 2025 – TOGA (Together With Gamalogista) kembali digelar sebagai acara tahunan Program Studi D3 Teknologi Hasil Pertanian yang selalu dinantikan oleh mahasiswa, pengurus, dan alumni. Acara ini menjadi ruang berkumpul untuk menyalurkan minat dan bakat, mempererat hubungan, serta berbagi pengalaman lintas generasi di lingkungan D3 THP.

TOGA merupakan ajang yang tidak hanya menghadirkan hiburan, tetapi juga menjadi sarana menjalin komunikasi antara mahasiswa aktif, pengurus organisasi, dan alumni. Melalui acara ini, peserta dapat saling bertukar informasi, khususnya terkait pengalaman kuliah, peluang magang, hingga prospek kerja setelah lulus dari D3 Teknologi Hasil Pertanian. Dengan demikian, TOGA diharapkan mampu memperkuat jaringan kekeluargaan sekaligus membuka wawasan baru bagi seluruh peserta.

Pada tahun 2025, TOGA mengusung tema “Bergembira di Bawah Gemerlap Cahaya.” Tema ini menggambarkan semangat keceriaan mahasiswa D3 THP dalam mengekspresikan potensi diri mereka melalui berbagai penampilan minat dan bakat. Frasa “Bergembira” melambangkan ekspresi diri dan kreativitas mahasiswa, sedangkan “di bawah gemerlap cahaya” mencerminkan konsep acara malam hari yang memadukan pencahayaan dan permainan visual sehingga setiap penampilan tampak hidup, berwarna, dan berkesan.

Acara ini dilaksanakan pada Sabtu, 15 November 2025 pukul 18.15 WIB hingga selesai di Gedung Serbaguna Desa Dagen, dengan konsep desain yang colorful sehingga menghadirkan suasana meriah yang selaras dengan semangat dan kreativitas para peserta. Rangkaian acara dimulai sejak pembukaan, dilanjutkan dengan berbagai penampilan seperti duet, special performance, drama, dance dari berbagai angkatan, hingga penampilan vokal dan pemutaran video karya mahasiswa. Tidak berhenti di situ, sesi awarding turut diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap mahasiswa yang berprestasi maupun aktif dalam kegiatan kampus. Penampilan band dari beberapa angkatan menutup malam TOGA 2025 dengan meriah dan penuh kebersamaan.

Melalui penyelenggaraan TOGA 2025, diharapkan tercipta hubungan yang makin erat dan harmonis antara anggota aktif, pengurus, serta alumni D3 Teknologi Hasil Pertanian. Acara ini menjadi bukti komitmen Gamalogista dalam menjaga kekeluargaan sekaligus memberikan ruang bagi mahasiswa untuk terus berkembang dan menunjukkan potensi terbaik mereka.