
Malang, 2025 – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan mahasiswa Universitas Sebelas Maret (UNS) Surakarta. Gilbran Elnatha, mahasiswa Program Studi D-III Teknologi Hasil Pertanian, Sekolah Vokasi angkatan 2022, berhasil meraih Juara Harapan 2 dalam ajang bergengsi Olimpiade Vokasi Indonesia (OLIVIA) X 2025 yang diselenggarakan oleh Universitas Brawijaya, Malang, pada bidang Hospitality and Tourism subbidang Barista Competition.
OLIVIA merupakan kompetisi vokasi tingkat nasional yang digelar setiap tahun oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia. Ajang ini menjadi sarana pengukuran kompetensi mahasiswa vokasi dari seluruh Indonesia sekaligus wadah pertukaran pengalaman dan inovasi. Pada edisi kesepuluh tahun ini, Universitas Brawijaya dipercaya menjadi tuan rumah dengan menghadirkan berbagai cabang lomba dari beragam bidang keahlian.
Dalam Barista Competition, para peserta tidak hanya diuji kemampuan meracik kopi, tetapi juga keterampilan presentasi, pemahaman cita rasa, serta kreativitas penyajian. Pada kesempatan ini, Gilbran menampilkan performa yang memadukan ilmu akademik dengan pengalaman praktis melalui usaha rintisannya, Kopi Roti (Koro), sebuah kedai kopi jalanan yang ia kelola bersama teman-temannya sejak berkuliah di UNS.
Keikutsertaan Gilbran dalam kompetisi ini berawal dari dorongan dosen yang mengenalkan adanya cabang lomba Barista Competition di OLIVIA. Dengan semangat untuk menantang diri sekaligus memperluas pengalaman, ia memutuskan untuk mendaftarkan diri meskipun mengaku sempat diliputi keraguan mengingat kompetisi tersebut diikuti oleh barista-barista berpengalaman dari seluruh Indonesia.
“Awalnya aku bahkan nggak tahu kalau ada cabang lomba Barista Competition di OLIVIA. Baru tahu setelah dapat info dari dosen. Akhirnya aku nekat daftar, mikirnya kapan lagi bisa ikut ajang vokasi nasional bergengsi, mumpung masih mahasiswa juga. Eh, alhamdulillah malah lolos final,” ungkapnya.
Setelah melalui babak final yang ketat, Gilbran dinobatkan sebagai Juara Harapan 2. Ia menilai pengalaman tersebut sangat berharga dan memberikan banyak pelajaran.
“Saya bersyukur bisa meraih Juara Harapan 2. Dari pengalaman ini saya belajar bahwa jangan pernah merasa paling jago, karena di luar sana selalu ada orang yang lebih hebat. Justru dari situ kita bisa terus belajar, bertumbuh, dan berkembang,” tuturnya.
Selain membagikan pengalaman pribadinya, Gilbran juga menyampaikan beberapa insight yang dapat dapat menjadi inspirasi bagi para mahasiswa. Ia menekankan pentingnya memanfaatkan status sebagai mahasiswa untuk mengeksplorasi berbagai kesempatan mulai dari mengikuti kompetisi, bergabung dalam organisasi, hingga terlibat dalam kegiatan sosial. Ia juga mengingatkan bahwa keterampilan dan pengetahuan yang dimiliki masih perlu diasah secara berkelanjutan, sebab ruang belajar dan bertumbuh tidak pernah berhenti. Terakhir, Gilbran menegaskan bahwa self-control merupakan kunci utama dalam menghadapi tantangan, karena musuh terbesar dalam sebuah kompetisi bukanlah lawan, melainkan diri sendiri.
Prestasi Gilbran di OLIVIA X 2025 menjadi bukti nyata dedikasi, keberanian, dan kerja keras mahasiswa UNS dalam mengembangkan diri. Dengan semangat pantang menyerah yang ditunjukkan, Gilbran bukan hanya berhasil mengharumkan nama almamater di tingkat nasional, tetapi juga menjadi teladan inspiratif bagi mahasiswa UNS lainnya untuk berani melangkah, mengeksplorasi potensi, serta menghadirkan inovasi yang berdampak bagi masyarakat.



